Lezatnya usaha Kuliner Nasi Uduk dengan tawaran Kemitraan Usaha

siapa yg tidak tahu kuliner yang satu ini, paling utama terhadap mereka masyarakat DKI Jakarta. Nasi Box Jakarta , nasi uduk adalah kuliner khusus yang ada di ibu kota yg senantiasa menjadi favorite diwaktu kapanpun. Nasi memang lah sudah menjadi bahan makanan susunan penduduk Indonesia. jenis olahannya berulang sudah beraneka salah satunya merupakan nasi uduk yg dikerjakan memanfaatkan santan, daun salam dan sereh.

Kuliner yg bersumber awal warga Betawi ini akan tidak sedikit dijumpai di rayon Jabodetabek terpenting bagi pagi dan malam hri walaupun yakni makanan spesial Betawi namun waktu ini penjualnya tidak cuma orang Betawi. Penjualannya tambah waktu ini tidak hany sanggup dijumpai di pinggiran jalan namun toko dan resto sekarang sedang tak ingin tunggakan jual kudapan yang satu ini.

Salah satu bakul nasi uduk idiosinkratis Betawi yg telah jual nasi uduk sejak thn 2012 musnah yaitu Novi Tri Hendarta. dengan memanggul merek Nasi Uduk Duile, Novi sudah memiliki tiga relasi dan satu depot umbilikus yg menyebar di Tangerang tentunya dengan omzet yang menggiurkan. lalu seperti apakah business nasi uduk duile dan kemitraan yang ditawarkan Novi ini? Berikut ulasannya.

Menu dan kebaikan Nasi Uduk Duile

Nasi Uduk Duile tunggal menawarkan menu nasi uduk beserta lauk-pauknnya seperti empal, ayam goreng, paru, perkedel, semur jengkol, semur telur, tahu, tempe lagi aneka minuman. tarif jual nasi uduk yang nama yg diambil berasal bahasa betawi ini yaitu berkisar Rupiah 3.000 per porsi dan lauk-pauknnya dibandrol sejak mulai Rupiah 1.000- Rupiah 15.000.

Novi menyampaikan keunggulan nasi uduk buatannya permulaan awal kira kira yang nikmat dikarenakan metode trik dan menu senantiasa disajikan hangat. pengajuan Nasi Uduk Duile ini terus lumayan jarang dikarenakan menggunakan piring kaleng era dahulu.

penawaran Kemitraan


sesudah terjadi tiga thn business bisnis yang bersumber di wilayah Karawaci Tangerang ini sejak mulai menawari kemitraan bisnis di 2014. penawaran kemitraan usaha nasi uduk ini mempunyai bungkusan investasi se gede rp 70 juta dan Rupiah 125 juta. Dua bungkusan investasi ini merupakan kasat mata mini resto senilai rupiah 70 juta dan kemasan resto agung Rupiah 125 juta.

kawan kerja dapat memilih diantara keduanya di mana bungkusan pertama butuh luas lokasi 60 m². Sementara kemasan ke-2 seluas 90 m². media yang didapat kolega mulai sejak kemasan investasi terselip ialah penyuluhan apel usaha desain ruang hingga bahan baku pertama 100 porsi.

system hubungan kerja benar untuk kurun diwaktu tiga thn setelah kerjasama berakhir biaya perpanjangan dapat dinegosiasikan selanjutnya untuk kolega usaha di Tangerang tidak dikenakan anggaran royalti. Sementara mitra di luar kota Tangerang akan dikenakan royalti segede 5%.

kenapa begitu argumen Novi, dikarenakan relasi di luar kota bakal mendapati pemelajaran membuat nasi uduk dan lauk pauk berasal trick pusar Sementara kawan kerja di dalam Kota Tangerang sanggup berbelanja bahan baku utama seperti nasi uduk dan semur jengkol permulaan pusat Sementara lauk pauk lainnya sanggup beli di luar.

Pendapatan dan kegunaan dari Kemitraan

alamat kios yg telah ada dan berjumlah tiga ini, Novi menyebut bahwa rata-rata rekan bisnis meraih omzet rupiah 3 juta per hari setelah dikurangi budget bahan baku, sewa area gaji pegawai dan budget operasional lainnya kawan kerja kembali sanggup meraih maslahat bersih seputar 20�ngan umumnya saat ulang bekal kurang lebih tujuh bulan.

Namun untuk memperoleh makna dan BEP (Break Even Point) atau olak modal sedemikian ini Novi mengutarakan rekan bisnis bagi mencari area tempat di dekat perumahan atau area pasar dan minimarket yg heboh visitor Satu kios biasannya butuh tiga hingga empat karyawan

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *